Antara Diary dan Diare

Waktu mengikuti acara sekolah menulis-KKS kemarin, seorang Peserta bertanya kepada narasumber:
(P) : Saya punya kendala dalam menulis diare...(berhenti sejenak)
(N) : Maksud anda diare..? (bingung)
(P) : Diare, ituloh tempat nulis catatan harian...(Ngotot merasa sok benar)
(N) : Maksud anda diary..?? (masih setengah sadar)
(P) : Iyyah, itu maksudnya...(mulai menyadari kesalahan)
(N) : o0o0o, kalo diare itu penyakit mbak...

Narasumber : (tersenyum melecehkan)
Peserta : (pipi merona merah, menyadari ketololannya)
Saya : (geleng-geleng, menahan ketawa dan kentut)

3 Komentar:

  1. faizz mengatakan...

    wah wabah nguping jakarta neh, wakakakakakakkakakakakaka.....

  2. uchenk mengatakan...

    kekekekeke...sapa seng yg bertanya itu...kauji kayakna..hahahha

  3. d.E.a.s.Y mengatakan...

    hahahaaaa... dialog absurd emang ada dimana2, wkwkwk...