Hujan....

Fayyad and Ipang

Setelah sekian lama menanti hujan, akhirnya jum'at kemarin penantian itu berakhir. Awal musim dingin dimulai dihari jum'at, tepat saat sedang melaksanakan shalat jum'at. Biasanya pergantian musim ditandai dengan Hujan, entah hujan air atau hujan debu, yang penting mah hujan gitu. Nah jum'at kemarin ternyata hujan air, hujan air ketiga selama setahun ini. Lagi asik-asik khusyu denger ceramah jum'at eh, tiba-tiba gerimis. Mana nggak di dalam mesjid lagi, karena terlambat jadi nggak kebagian tempat di dalam.

Makin lama, makin deras gerimis air hujan membasahi bumi kairo dibumi kairo. Inilah saat-saat tanah dan debu cairo sedang melepas kangen dengan sang hujan. Saya sendiri makin gelisah, takut kehujanan. Eh, khatibnya bukannya ceramah diselesain aja, malah tambah semangat menggebu-gebu. Nggak ngerti apa, kalau di luar mesjid ada banyak orang yang mengeluh, tapi mau gimana lagi shalat jum'at adalah kewajiban, lari dari kewajiban karena hujan sama saja lari ke arah neraka. Ho ho ho, mending saya basah kuyup dari pada harus ke neraka. Sampe kemudian titik hujam makin deras, khatibnya baru selesai khutbah. Yah, meski nggak terlalu basah, tapi lumayanlah bikin gw menggigil kedinginan. Untung aja imam shalatnya nggak sampe ikut-ikutan baca surat panjang, dianya hanya baca surat pendek, kayanya dianya tau kalau skarang diluar mesjid ada orang yang kebasahan air hujan.

Selesai salam semua berhamburan. Lari pontang panting, menyebar kesegala arah dan mecari tempat berteduh. Semuanya lari meninggalkan sajadah koran mereka seperti anak kecil yang takut mandi. Dan saya...? Ho.. jangan tanya, saya urutan pertama yang lari meningalkan tempat shalat. Begitu selesai salam, tamba ba-bi-bu lari... Bukannya takut air [sumpah, sebelum ke mesjid gw mandi loh] tapi karena air hujan pertama selepas musim panas biasanya airnya kotor, dan bikin sakit. Terbukti setelah sampe di rumah, saya liatin jaket ma celana, sempurna, banyak bintik-bintik coklatnya. Inilah perpaduan debu kairo dan air hujannya.

Tapi sudahlah, toh juga setelah sampe di rumah, bukan cuma saya aja yang kehujanan, anak-anak rumah yang lain juga kehujanan. Malah ada yang parah, sampe basah kuyup segala. Mungkin dia nggak mandi sebelum ke mesjid, jadi di mandiin sama Allah lewat air hujan he he he.

Itu cerita di Tempat shalat saya di bilangan Hay Asyir [H10], beda lagi di Hay Sadis [H 6] dan Hay Sabee' [H7]. Disana malah lagi hujan salju. Loh..? iyyah, padahal jarak tempat gw ma tempat teman di Hay Sabee hanya sekitar 4 Km aja, tapi ditempat saya nggak hujan saljun tapi hanya hujan air.

Nih, cerita kawan yang tinggal di H6. Katanya waktu hujan salju, mereka pada heran, secara di kairo jarang gitu hujan salju. Malah sejak 4 tahun di kairo, saya belom pernah dapet hujan salju. Denger-denger sih tahun kemarin juga sempat ada cuma bentar aja hujan saljunya, itu juga di satu tempat aja. Tapi jum'at kemarin malah lama banget hujan saljunya.

Kalau nemu salju di dataran tinggi Sinai sih wajar, karena disana emang gunung. Tapi kalo nemunya di kairo, kayanya ini efek global warming dech. Kata Kawan yang sempat menikmati hujan salju, bentuknya itu kek biji jagung, putih dan terbang masuk ke balkon rumah. Tentu aja mereka pada senang banget liat hujan salju. Buru-buru satu orang dari mereka ngambil kamera buat mengabadikan momen yang belom tentu semua orang, bahkan orang mesir sendiri mengalaminya. Tapi sialnya batrai kameranya mati, alias harus di cass dulu boss. Yah, udah di cass dulu lah. Eh, begitu selesai di cass dan batrainya udah oke buat dipake motret mahluk-mahluk narsis, justru hujan saljutnya yang berhenti. Apes banget kau nak,...

Tapi kan mending mereka [teman-teman] dari pada saya yang sama sekali nggak ngerasain hujan salju. Padahal seru kali yah ngerasain hujan salju, sambil menatap jendela, kemudian melamun *jorok* kapan bisa balik ke Indonesia. Kapan hujan salju lagi yah, saya pengen poto buat kenang-kenangan si dia...!?!?!?

3 Komentar:

  1. Anonim mengatakan...

    salam kenal mas. gw kifly.

  2. Eka mengatakan...
    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
  3. :::..IpanG.::: mengatakan...

    [anonim] salam kenal juga

    [eka] mau yah..?? serius mau nih..??